Tips dalam memilih Nama Domain
Memilih nama domain seperti memilih pasangan hidup. Keterlaluan sepertinya ya? Tetapi setidaknya ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, jika kita benar-benar ingin menghidupkan sebuah website. Berikut tips yang saya kumpulkan dari berbagai sumber dan juga pengalaman pribadi:
1. Kesesuaian
Ini sudah jelas, sebuah nama domain harus dapat mewakili atau sesuai dengan isi dari sebuah website itu sendiri. Jadi ketika seseorang melihat sebuah domain akan langsung bisa menebak apa isinya.
2. Generik
Carilah nama-nama umum, yang biasa disebutkan dan dimengerti orang banyak. Sepertinya hal ini sangat susah mengingat hampir semua nama-nama umum sudah didaftarkan orang, tapi kalau kita kreatif dan sabar pasti dapat hasil yang bagus pula.
3. Pendek
Masih ingat dengan domain terpanjang di Indonesia atau di dunia? Hah, itu tidak lain hanya untuk sensasi saja. Intinya, makin pendek makin baik
4. Tanda hubung ( – )
Sedapat mungkin hindari penggunaan tanda hubung seperti nama-perusahaan.com. Kenapa? Karena akan terasa sukar dan panjang sewaktu kita menyebutkannya secara lisan atau melalui telepon, mau tidak mau harus seperti ini: “Website kami adalah nama tanda hubung perusahaan dot com” daripada nama perusahaan dot kom.
5. Angka
Penggunaan angka dalam sebuah nama domain adalah kurang baik, kecuali angka tersebut merupakan bagian dari nama perusahaan. Contohnya: trans7, indonesia5 dsb.
6. Dot com
Kenapa dot com? Karena dot com lebih memiliki kredibilitas dibanding dengan extensi lainnya, selain paling mudah diingat dan diketikkan orang.
7. Awalan / akhiran
Nama yang kita inginkan sudah diambil orang? Cobalah untuk menambahkan awalan atau akhiran yang relevan. Contohnya: ponsel.com sudah didaftarkan, cobalah ponselku.com atau jualponsel.com
8. Legalitas
Perhatikan bahwa nama domain yang ingin anda daftarkan bukanlah nama sebuah merek atau sesuatu yang telah terdaftar hak cipta-nya. Karena sewaktu-waktu mereka bisa menuntutnya.
9. Banyak TLD
TLD adalah top level domain atau extensi yang paling populer seperti .COM/.NET/.ORG. Daftarkan domain anda lebih dari satu TLD. Gunanya adalah untuk mencegah penggunaan nama domain kita oleh pesaing meskipun dengan TLD yang berbeda. Selain itu juga untuk menjaga jika pengunjung salah mengetikkan TLD.
10. Konsultasi
Tidak kalah penting juga untuk mengkonsultasikan nama domain yang akan anda beli dengan rekan atau teman. Karena sesuatu yang baik bagi kita belum tentu baik bagi orang lain atau bahkan mereka bisa menyumbangkan ide lebih baik lagi. Tapi ingat, jangan sembarangan berkonsultasi sebelum membeli sebuah domain, bisa-bisa domain tersebut lebih duluan didaftarkannya.
11. Lihat sejarah domain, pastikan bukan spam
Bila domain anda pernah didaftarkan sebelumnya oleh orang lain (expired/deleted domain). Cobalah lakukan pencarian di search engine (e.g Google.com) dan pastikan domain tersebut tidak digunakan oleh spammer maupun scammer. Karena bila hal itu terjadi, bisa saja nama tersebut telah diblacklist dari berbagai search engine atau bahkan telah diblacklist dari beberapa negara maupun ISP.
12. Rencana pengembangan ke depan
Anda menjual baju olahraga dan anda membeli domain untuknya dengan nama bajuolahraga.com. Pastikan sampai kapanpun anda menjual baju olah raga dan bukan baju anak-anak atau busana muslim. Jika anda berencana mengembangkan usaha untuk menjual segala macam baju, maka sebaiknya belilah domain dengan nama jualbusana.com atau tokobusana.com karena cakupannya lebih luas.
13. Lokalisasi
Pengunjung adalah segalanya. Oleh karena itu perhatikan juga target pengunjung website kita nantinya. Jika target pengunjung anda masyarakat Indonesia, tidaklah masalah jika anda memilih domain dengan extensi .id seperti .co.id atau web.id. Tapi ingat, bagaimanapun TLD dot com is the best ( if available )
14. Mudah dilafalkan, hindari ambiguitas
“Pakai c apa pakai k?”, “Ujungnya pakai s apa enggak?”. Itu adalah salah satu contoh ketika sebuah nama domain mengandung kata/huruf yang dapat menimbulkan kebingungan orang yang mendengarnya ketika disebutkan. Hindari.
15. Mudah diingat
Kalau beberapa kriteria sebelumnya sudah dipenuhi, otomatis nama domain akan mudah diingat. Pendek, umum, mudah dilafalkan, dot com, sesuai dengan isi.
16. Nama yang mirip
Cobalah buka gogle.com, gpple.com, goole.com atau googel.com. Hasilnya adalah website yang sama bukan?
Nah, daftarkan juga beberapa domain yang ejaan maupun penulisannya mirip atau menyerupai dengan domain yang akan dibeli. Hal ini untuk menjaga sewaktu-waktu pengunjung salah mengetikkan alamat website anda.
17. Gunakan bentuk jamak ( english only)
Bahasa Inggris membedakan bentuk jamak dengan menambahkan akhiran -s. Jika anda berencana membeli domain untuk toko bunga anda cobalah untuk memilih yang berbentuk jamak seperti flowers.com daripada flower.com. Karena yang kita jual adalah banyak bunga bukannya satu bunga.
18. Kreatif
Kreatifitas adalah tanpa batas. Jadi walaupun anda tidak dapat memenuhi kriteria di atas, anda masih bisa mendapatkan domain yang bagus dengan cara harus kreatif.
19. Hati-hati dengan Whois
Memeriksa ketersediaan domain melalui whois service terkadang ‘membahayakan’, kenapa? Karena mereka akan merecord pencarian kita dan kalau domain yang mau kita daftarkan termasuk banyak yang me-whois. Pihak situs akan meregister domain tersebut karena dikira “valuable”, selanjutnya mereka jual dengan harga tinggi.
Cara aman untuk mengecek ketersediaan domain diantaranya dengan mengetikkannya langsung di browser, atau dengan ping test (lakukan ping ke domain tersebut). Jika website tidak terbuka atau IP tidak tertera, kemungkinan masih available. Namun hal ini tidak 100% bisa dipercaya karena domain yang tidak di map (dipointing ke nameserver) akan menampilkan pesan page not found atau ping time-out.
20. Compromise
Dari sekian banyak tips yang dijabarkan di atas, sepertinya saat ini sangat sulit sekali untuk memenuhi semua kriteria tersebut. Namun sedikitnya setengah saja tips dan syarat dapat dipenuhi, anda sudah mendapatkan sebuah domain yang bagus.
Dan jangan lupa, kunci suksesnya adalah kemauan dan keyakinan yang kuat dalam membangun sebuah website. Karena, sekeren apapun domainnya akan tidak bernilai jika pengunjung hanya mendapati halaman Under Construction sepanjang masa. Belum punya waktu untuk membangun website sementara domain sudah dibeli? Parkirkan saja domainnya di Sedo, Parked atau NameDrive. Selain dapat menghasilkan $$$, siapa tahu ada pihak lain yang berminat membeli domain tersebut.
Incoming search terms:
- 9 kriteria dalam memilih sebuah ISP
- kriteria memilih isp
- KRITERIA DALAM MEMILIH ISP
- kriteria-kriteria memilih isp
- kata yang benar aksesoris atau asesoris
- menambah akhiran ish pada nama negara
- tips mencari nama domain yang bisa didaftarkan
- tips cari nama perusahaan
- menambahkan angka dalam nama domain
- mencari domain isp
-
http://indonesianblogger.com indonesianblogger
-
http://www.jualponsel.com Kelik
-
Anonymous
