<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>takien, not taken &#187; Web Design</title> <atom:link href="http://takien.com/category/website/web-design/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://takien.com</link> <description>Webmaster&#039;s Information and Resource</description> <lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 15:45:24 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator> <item><title>jQuery Twitter Marquee</title><link>http://takien.com/699/jquery-twitter-marquee.php</link> <comments>http://takien.com/699/jquery-twitter-marquee.php#comments</comments> <pubDate>Wed, 28 Jul 2010 15:45:24 +0000</pubDate> <dc:creator>takien</dc:creator> <category><![CDATA[Web Design]]></category> <category><![CDATA[css]]></category> <category><![CDATA[jQuery]]></category> <category><![CDATA[Twitter]]></category><guid
isPermaLink="false">http://takien.com/?p=699</guid> <description><![CDATA[May be you see it everyday, a seamless-continuous  marquee in the Twitter homepage shows the current trending topic.  It's damn good with fading background and short description in a tooltips. If you like that marquee and want to put it in your website/blog, I have write such script using jQuery and CSS3 I just stolen [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<div
id="attachment_700" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a
href="http://takien.com/wp-content/uploads/2010/07/twitter-marquee.png"><img
class="size-medium wp-image-700 " title="twitter-marquee" src="http://takien.com/wp-content/uploads/2010/07/twitter-marquee-300x230.png" alt="Twitter Marquee" width="150" /></a><p
class="wp-caption-text">Twitter Marquee</p></div><p>May be you see it everyday, a seamless-continuous  marquee in the Twitter homepage shows the current trending topic.  It's damn good with fading background and short description in a tooltips.</p><p>If you like that marquee and want to put it in your website/blog,<span
style="text-decoration: line-through;"> I have write such script using jQuery and CSS3</span> I just stolen a bunch of jQuery and CSS code from Twitter, clean it up and made to work standalone. <img
src='http://takien.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p>All you need to do is edit the CSS (marquee width, background, text color etc) and image to fit to your need and drop it into your website or blog.</p><p>It's nothing easier than to try it yourself and the following links will tell you everything.</p><div
class="information"><strong>Demo</strong><p><br
/> Demo:</p><p><a
href="http://cektkp.com/twittermarquee/twitmarquee.html">http://cektkp.com/twittermarquee/twitmarquee.html</a></p><p>Script, CSS and required images:</p><p><a
href="http://cektkp.com/twittermarquee/">http://cektkp.com/twittermarquee/</a><br
/></p></div><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a
href="http://takien.com/search/twitter+marquee+jquery" title="twitter marquee jquery">twitter marquee jquery</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://takien.com/699/jquery-twitter-marquee.php/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>12</slash:comments> </item> <item><title>Tips dan Trick CSS (Bagian I)</title><link>http://takien.com/76/tips-dan-trick-css.php</link> <comments>http://takien.com/76/tips-dan-trick-css.php#comments</comments> <pubDate>Wed, 10 Sep 2008 08:53:45 +0000</pubDate> <dc:creator>takien</dc:creator> <category><![CDATA[Web Design]]></category> <category><![CDATA[css]]></category><guid
isPermaLink="false">http://takien.com/?p=76</guid> <description><![CDATA[Penggunaan CSS (Cascading Style Sheets) sudahlah mutlak dalam mendesain sebuah website. Dengan CSS hampir semua format tampilan dapat kita deklarasikan hanya melalui sebuah file, sehingga halaman lebih cepat di load, selain dapat dengan mudah jika suatu saat ingin menggantinya. Namun terkadang masih banyak terdapat kesalahan dimana terjadi banyak pengulangan-pengulangan yang tidak penting. Juga penggunaan ID [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan CSS (Cascading Style Sheets) sudahlah mutlak dalam mendesain sebuah website. Dengan CSS hampir semua format tampilan dapat kita deklarasikan hanya melalui sebuah file, sehingga halaman lebih cepat di load, selain dapat dengan mudah jika suatu saat ingin menggantinya. Namun terkadang masih banyak terdapat kesalahan dimana terjadi banyak pengulangan-pengulangan yang tidak penting. Juga penggunaan ID dan class yang salah tempat. Sehingga tujuan penggunaan CSS untuk mempercepat loading halaman jadi tidak tercapai.</p><p>Berikut beberapa tips dalam menuliskan CSS:</p><p><em>1. Hindari penggunaan ID ganda.</em></p><p>ID adalah sebuah penanda unik untuk sebuah elemen halaman, artinya dalam sebuah halaman tidak ada dua ID dengan nama yang sama. Jadi, gunakanlah ID hanya untuk elemen-elemen utama yang tidak ada duanya, seperti header, menu, container, sidebar, footer dsb.</p><p>Contoh1:</p><p>Contoh2:</p><p>Contoh2 di atas adalah salah, karena kemungkinan besar elemen title dan post adalah lebih dari satu dalam sebuah halaman.</p><p>Solusinya gunakanlah class daripada ID.</p><p><em>2. Buang nilai-nilai yang mubazir</em></p><p>Kita lihat contoh CSS berikut:</p><p>Contoh3</p><pre lang="CSS">#container {
padding-top: 5px;
padding-right: 0px;
padding-bottom: 5px;
padding-right: 0px;
}</pre><p>Contoh4</p><pre lang="CSS">#container {
padding: 5px 0px 5px 0px;
}</pre><p>Contoh3 dan Contoh4 di atas akan menghasilkan tampilan yang sama, tentu saja contoh4 lebih sederhana daripada contoh3. Namun demikian, contoh4 tersebut masih terdapat perulangan nilai 5 dan 0. Mari kita perbaiki menjadi sebagai berikut:</p><p>Contoh5</p><pre lang="CSS">#container {
padding: 5px 0;
}</pre><p>Wow, sederhana bukan? Ya, karena nilai pertama sudah dapat mewakili top dan bottom, dan nilai kedua sudah mewakili left dan right. Sementara untuk zero value (0) tidak perlu menambahkan satuan px, jadi boleh dihilangkan.<br
/> <em><br
/> 3. Bijak dalam memberikan nilai warna</em></p><p>Asumsikan kita akan memberi latar warna biru untuk div container, css nya adalah sebagai berikut.</p><p>Contoh6</p><pre lang="CSS">#container {
background: #0000FF;
}</pre><p>Contoh6 akan menghasilkan warna background dari div container menjadi berwarna biru. Kode tersebut bisa dipersingkat lagi menjadi sebagai berikut:</p><p>Contoh7</p><pre lang="CSS">#container {
background: blue;
}</pre><p>Ya, karena nilai #0000FF sama artinya dengan blue. Lebih singkat bukan?</p><p>Beberapa alternatif lain dalam memberikan warna seperti tertera dalam table berikut:</p><pre>alternatif1        alternatif2          alternatif3            hasil warna
#000000           #000                  black                   hitam
#FFFFFF           #FFF                  white                  putih
#FFFF00           #FF0                  yellow                 kuning
#FF0000           #F00                  red                     merah</pre><p>Di sinilah kebijakan kita dituntut, dimana kita harus bisa memilih mana yang paling sedikit karakternya. Misalnya untuk memberi warna kuning, maka lebih baik menggunakan #FF0 dari pada yellow, sementara untuk memberi warna merah, lebih baik menggunakan red, daripada #F00. Pemberian nama warna langsung kemungkinan tidak terbaca oleh semua browser, tapi untuk warna2 dasar hal ini masih bisa ditolelir.</p><p>Untuk lebih jelasnya dalam menentukan kode warna, bisa dilihat color chart <a
href="http://designkillers.com/color-code/">di sini.</a></p><p><em>4. Semicolons, hanya untuk pemisah</em></p><p>Kita lihat contoh berikut</p><p>Contoh8</p><pre lang="CSS">#container {
background: blue;  /*terdapat semicolon (titik koma) setelah nilai blue.*/
}</pre><p>Jika hanya ada sebuah properties, kita tidak perlu mengakhirinya dengan titik koma (;) atau semicolon.<br
/> Jadi CSS yang baik adalah.</p><p>Contoh9</p><pre lang="CSS">#container {
background: blue
}</pre><p>Demikian juga jika sebuah nilai tidak diikuti oleh nilai lainnya, maka semicolon bisa dihilangkan.</p><p>Contoh10</p><pre lang="CSS">#container {
background: blue;
padding: 5px 0;
margin: 0
}</pre><p>Setelah nilai margin: 0 kita tidak perlu lagi menambahkan semicolon, karena properties untuk container sudah berakhir.<br
/> <em><br
/> 6. Kelompokkan nilai yang sama.</em></p><p>Misalkan div header, div sidebar, dan div footer mempunyai beberapa nilai yang sama, kita bisa mengelompokkannya dengan memisahkannya dengan koma.</p><p>Contoh11</p><pre lang="CSS">#header, #sidebar, #footer {
background: red;
font-family: Arial, Helvetica;
padding: 5px</pre><p><em>5. Kurangi spasi yang berlebihan</em></p><p>Sedapat mungkin kurangi penggunaan spasi kosong yang berlebihan.<br
/> Untuk contoh10 di atas, bisa kita padatkan lagi menjadi</p><p>Contoh12</p><pre lang="CSS">#container {
background:blue;
padding:5px 0;
margin:0
}</pre><p>Atau bahkan</p><p>Contoh13</p><pre lang="CSS">#container {background:blue;padding:5px 0;margin:0}</pre><p>Namun contoh13 tidak dianjurkan, karena akan merepotkan kita sendiri sewaktu-waktu ingin merubah tampilan nantinya.</p><p>Demikian beberapa tips yang mungkin berguna, sebenarnya masih ada beberapa tips lagi yang mungkin lain kali bisa disambung lagi. <img
src='http://takien.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a
href="http://takien.com/search/penggunaan+css" title="penggunaan css">penggunaan css</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/tips+trik+css" title="tips & trik css">tips & trik css</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/container+css+artinya+adalah" title="#container css artinya adalah">#container css artinya adalah</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/background+tabel+transparan+dengan+css" title="background tabel transparan dengan css">background tabel transparan dengan css</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/container+dan+background+css" title="container dan background css">container dan background css</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/css+artinya" title="css artinya">css artinya</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/css+wrap+dasar" title="CSS WRAP DASAR">CSS WRAP DASAR</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/css+yang+baik" title="css yang baik">css yang baik</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/penggunaan+class+dan+id+dalam+css+php" title="penggunaan class dan id dalam css php">penggunaan class dan id dalam css php</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://takien.com/76/tips-dan-trick-css.php/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>6</slash:comments> </item> <item><title>Membuat custom block di template Drupal</title><link>http://takien.com/25/membuat-custom-block-di-template-drupal.php</link> <comments>http://takien.com/25/membuat-custom-block-di-template-drupal.php#comments</comments> <pubDate>Fri, 22 Aug 2008 19:11:48 +0000</pubDate> <dc:creator>takien</dc:creator> <category><![CDATA[CMS]]></category> <category><![CDATA[Drupal]]></category> <category><![CDATA[Web Design]]></category> <category><![CDATA[durpal]]></category> <category><![CDATA[template]]></category><guid
isPermaLink="false">http://takien.com/?p=25</guid> <description><![CDATA[Block region adalah area di Drupal yang bisa digunakan untuk menampilkan content tertentu misalnya text ataupun modul seperti chatbox, banner, link dan sebagainya. Konfigurasi Block ini bisa diakses melaui panel administer ( /admin/build/block). Meskipun jumlah block yang dapat kita tambahkan dalam sebuah region block tidak terbatas, tapi jumlah regionnya sendiri adalah terbatas. Banyaknya region block [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Block region adalah area di Drupal yang bisa digunakan untuk menampilkan content tertentu misalnya text ataupun modul seperti chatbox, banner, link dan sebagainya. Konfigurasi Block ini bisa diakses melaui panel administer ( /admin/build/block). Meskipun jumlah block yang dapat kita tambahkan dalam sebuah region block tidak terbatas, tapi jumlah regionnya sendiri adalah terbatas. Banyaknya region block tergantung dengan template yang digunakan misalnya header, sidebar, content top/bottom, dan footer. Beberapa template mempunyai jumlah block region yang terbatas, untuk itu kita perlu membuat block region baru.</p><p>Untuk membuat block region baru, yang perlu kita lakukan adalah mengedit beberapa file template yang kita gunakan. Langkah-langkahnya:</p><ol><li>Buka file template.php di folder themes, temukan baris-baris berikut (buat file baru bernama template.php jika tidak ada) :<pre lang="PHP" line="1">// regions for nama_template
function nama_template_regions() {
    return array(
    'left' => t('left sidebar'),
    'content_top' => t('content top'),
   'content_top_right' => t('content top right'),
   'content_bottom' => t('content bottom'),
    'content_header' => t('header'),
    );
}</pre><p>Sisipkan nama region baru yang akan ditambahkan diantara tanda kurung <em>return aray</em> di atas. Pastikan format penulisannya sama dengan region yang sudah ada, contoh:</p><pre> 'region_baru' =&gt; t('region baru'),</pre><p>Nama di sebelah kiri tanda =&gt; adalah teks yang akan dibaca oleh drupal, tidak boleh menggunakan spasi dan karakter khusus, sedankan di sebelah kanan tanda =&gt; adalah nama yang akan ditampilkan di panel Administer, boleh menggunakan spasi.</li><li>Langkah berikutnya adalah memanggil region tersebut ke template. Sebelum ini dilakukan region baru tersebut tidak akan muncul di panel administer dan tidak bisa digunakan.Buka file <em>page.tpl.php</em> di folder themes, tentukan tempat dimana block akan kita tampilkan nantinya. Sisipkan baris berikut di tempat tersebut.<pre>&lt;div&gt;&lt;?php print $region_baru; ?&gt;&lt;/div&gt;</pre><p>Gunakan CSS untuk memanipulasi ukuran region baru yang kita buat.</li><li>Selamat mencoba</li></ol><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a
href="http://takien.com/search/drupal+template" title="drupal template">drupal template</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/membuat+template+drupal" title="membuat template drupal">membuat template drupal</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/membuat+block+di+drupal" title="membuat block di drupal">membuat block di drupal</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/template+drupal" title="template drupal">template drupal</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/drupal+modul+wall" title="drupal modul wall">drupal modul wall</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/wall+drupal" title="wall drupal">wall drupal</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/membuat+bloks" title="membuat bloks">membuat bloks</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/membuat+comment+di+drupal" title="membuat comment di drupal">membuat comment di drupal</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/membuat+content+dengan+content+tempalte" title="membuat content dengan content tempalte">membuat content dengan content tempalte</a></li><li><a
href="http://takien.com/search/membuat+blok+not+and" title="membuat blok not and">membuat blok not and</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://takien.com/25/membuat-custom-block-di-template-drupal.php/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> </item> <item><title>Membuat tabel multi-kolom dengan div dan css</title><link>http://takien.com/5/test-post-part-ii.php</link> <comments>http://takien.com/5/test-post-part-ii.php#comments</comments> <pubDate>Thu, 21 Aug 2008 01:01:03 +0000</pubDate> <dc:creator>takien</dc:creator> <category><![CDATA[Web Design]]></category> <category><![CDATA[css]]></category> <category><![CDATA[div]]></category> <category><![CDATA[html]]></category><guid
isPermaLink="false">http://takien.com/?p=5</guid> <description><![CDATA[Perlahan namun pasti, penggunaan tag table dalam sebuah website sudah mulai ditinggalkan baik itu dalam membuat layout maupun kontent website itu sendiri. Bahkan pembuatan layout tanpa table sudah sangat lumrah kita jumpai dan menjadi suatu keharusan saat dengan alasan file size menjadi lebih kecil dan tentu saja mempengaruhi waktu load. Apalagi dengan diluncurkannya standard Blueprint [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a
href="http://takien.com/wp-content/uploads/2008/05/table-css.gif"><img
class="alignleft size-medium wp-image-134" title="table-css" src="http://takien.com/wp-content/uploads/2008/05/table-css.gif" alt="table css " width="200" height="73" /></a>Perlahan namun pasti, penggunaan tag table dalam sebuah website sudah mulai ditinggalkan baik itu dalam membuat layout maupun kontent website itu sendiri. Bahkan pembuatan layout tanpa table sudah sangat lumrah kita jumpai dan menjadi suatu keharusan saat dengan alasan file size menjadi lebih kecil dan tentu saja mempengaruhi waktu load. Apalagi dengan diluncurkannya standard <a
href="http://code.google.com/p/blueprintcss/">Blueprint CSS Framework</a> oleh google code yang jelas membantu para web designer untuk membuat multicolumn div, div column span dan masih banyak lagi yang dulunya hanya bisa dilakukan jika menggunakan tabel. Namun yang akan aku bahas adalah membuat table untuk isi website menggunakan div. <em>(Untuk membuat tableless layout, lihat referensi di akhir post ini)</em></p><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><p>Beralih ke table dalam kontent website, sebenarnya ada toolsnya yakni <a
href="http://takien.com/table-to-css-converter-convert-table-to-div-in-seconds/">“table2css converter”</a> yang bisa langsung mengkonvert table menjadi div hanya dengan beberapa klik. Namun sayangnya tool ini hanya bisa membuat tabel statik dengan ukuran-ukuran absolut. Bagaimana jika table tersebut merupakan table dinamis, multicolumn, multirow seperti daftar harga barang, statistik atau member, dimana data diambil secara loop dari database?</p><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><p>Berikut contoh membuat tabel div yang mempunyai 8 kolom (columns) dan 2 baris (rows).</p><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><p><em>Pertama,</em> buat kontainer yang bertidak sebagai &lt;table&gt; &lt;/table&gt;.</p><pre style="padding-left: 30px;"><span style="color: #0000ff;">&lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kontainer"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;&lt;/div&gt;</span></pre><p>Properti css nya adalah:</p><pre style="padding-left: 30px;"><span style="color: #ff00ff;">.kontainer {</span>
<span style="color: #0000ff;">width</span><span style="color: #ff00ff;">:</span><span style="color: #3366ff;">100%</span><span style="color: #ff00ff;">;</span> <span style="color: #808080;">   /* penuh layar atau fluid/flexible, gunakan ukuran px untuk fixed width */</span>
<span style="color: #0000ff;">margin</span><span style="color: #ff00ff;">:</span><span style="color: #3366ff;">0 auto</span><span style="color: #ff00ff;">;</span> <span style="color: #808080;">/* opsional, supaya table berada di tengah jika dalam mode fixed,*/
               /* bertindak seperti &lt;table align="center"&gt;*/</span>
<span style="color: #0000ff;">border</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">1px solid #000</span> <span style="color: #808080;">/* border, opsional */</span>
<span style="color: #ff00ff;">}</span></pre><p><em>Kedua, </em>tambahkan row/baris di dalam div kontainer tadi, yang bertindak sebagai &lt;tr&gt;&lt;/tr&gt;.</p><pre style="padding-left: 30px;"><span style="color: #0000ff;">&lt;div class=<span style="color: #3366ff;">"</span></span><span style="color: #3366ff;">kontainer"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;
   &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"baris"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;&lt;/div&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;</span></pre><p>Properti cssnya:</p><pre style="padding-left: 30px;"><span style="color: #ff00ff;">.baris {</span>
<span style="color: #0000ff;">width</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">100% </span><span style="color: #808080;">   /* harus 100% supaya penuh ke area table */</span>
}</pre><p><em>Ketiga, </em>tambahkan beberapa kolom (contoh ini 8 kolom) diantara div baris tadi, yang bertindak sebagai &lt;td&gt;&lt;/td&gt;.</p><pre style="padding-left: 30px;"><span style="color: #0000ff;">&lt;div class=<span style="color: #3366ff;">"</span></span><span style="color: #3366ff;">kontainer"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;
   &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"baris"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>1<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>2<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>3<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>4<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>5<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>6<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>7<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>8<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
   &lt;/div&gt;
   &lt;div style="clear</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">both</span><span style="color: #ff00ff;">;</span><span style="color: #0000ff;">" /&gt;</span><span style="color: #808080;"> &lt;!-- tambahkan ini, supaya div kontainer
                                melingkupi semua div yang ada di dalamnya --&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;</span></pre><p>Properti css nya:</p><pre style="padding-left: 30px;"><span style="color: #ff00ff;">.kolom {</span>
<span style="color: #0000ff;">width</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">12.2%</span><span style="color: #ff00ff;">;</span> <span style="color: #808080;">/* pembagian 100% dengan 8 kolom, seharusnya 12.5%, */
              /* diberikan kompensasi seperlunya karena penggunaan margin,*/</span>
              <span style="color: #808080;">/* padding maupun border nantinya akan mempengaruhi lebar kolom */</span>
<span style="color: #0000ff;">float</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">left</span><span style="color: #ff00ff;">;</span>  <span style="color: #808080;">/* kolom yang lebih duluan akan ditempatkan di kiri, begitu seterusnya */</span>
}</pre><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><p><em>Berikut screenshot hasil sementara:</em></p><p><em></em><span
style="color: #ffffff;">.</span><br
/> <a
href="http://i31.tinypic.com/e8s45g.gif"><img
src="http://i30.tinypic.com/dbmnuw.gif" alt="css tableless layout, table using div" /></a></p><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><p>Untuk menambahkan baris lainnya, baris kedua, ketiga dan seterusnya, cukup ulangi div baris beserta div kolom sebanyak baris yang diperlukan. Berikut contoh setelah diatambahkan baris (baris ke 2):</p><pre style="padding-left: 30px;"><span style="color: #0000ff;">&lt;div class=<span style="color: #3366ff;">"</span></span><span style="color: #3366ff;">kontainer"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;
   &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"baris"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>1<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>2<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>3<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>4<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>5<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>6<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>7<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>8<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
   &lt;/div&gt;</span>
   <span style="color: #0000ff;">&lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"baris"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span> <span style="color: #808080;">&lt;!-- baris ke dua --&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>1<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>2<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>3<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>4<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>5<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>6<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>7<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>8<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
   &lt;/div&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;div style="clear</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">both</span><span style="color: #ff00ff;">;</span><span style="color: #0000ff;">" /&gt;</span><span style="color: #808080;"> &lt;!-- jangan lupa untuk selalu menempatkan tag ini
                             sebelum penutup div kontainer --&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;</span></pre><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><p>Kode lengkapnya adalah:</p><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><pre style="padding-left: 30px;"><span style="color: #0000ff;">&lt;!DOCTYPE HTML PUBLIC <span style="color: #3366ff;">"</span></span><span style="color: #3366ff;">-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"</span>
<span style="color: #3366ff;">"http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;html&gt;
&lt;head&gt;
&lt;meta http-equiv=<span style="color: #3366ff;">"</span></span><span style="color: #3366ff;">Content-Type"</span> <span style="color: #0000ff;">content=</span><span style="color: #3366ff;">"text/html; charset=iso-8859-1"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;title&gt;</span>Contoh Table menggunakan div<span style="color: #0000ff;">&lt;/title&gt;</span>
<span style="color: #800000;">&lt;style type=</span><span style="color: #008000;">"text/css"</span><span style="color: #800000;">&gt;</span>
<span style="color: #ff00ff;">.kontainer {</span>
<span style="color: #0000ff;">width</span><span style="color: #ff00ff;">:</span><span style="color: #3366ff;">100%</span><span style="color: #ff00ff;">;</span> <span style="color: #808080;">   /* penuh layar atau fluid/flexible, gunakan ukuran px untuk fixed width */</span>
<span style="color: #0000ff;">margin</span><span style="color: #ff00ff;">:</span><span style="color: #3366ff;">0 auto</span><span style="color: #ff00ff;">;</span> <span style="color: #808080;">/* opsional, supaya table berada di tengah jika dalam mode fixed,*/
               /* bertindak seperti &lt;table align="center"&gt;*/</span>
<span style="color: #0000ff;">border</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">1px solid #000</span> <span style="color: #808080;">/* border, opsional */</span>
<span style="color: #ff00ff;">}</span>
<span style="color: #ff00ff;">.baris {</span>
<span style="color: #0000ff;">width</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">100% </span><span style="color: #808080;">   /* harus 100% supaya penuh ke area table */</span>
<span style="color: #ff00ff;">}</span>
<span style="color: #ff00ff;">.kolom {</span>
<span style="color: #0000ff;">width</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">12.2%</span><span style="color: #ff00ff;">;</span> <span style="color: #808080;">/* pembagian 100% dengan 8 kolom, seharusnya 12.5%, */
              /* diberikan kompensasi seperlunya karena penggunaan margin,*/</span>
              <span style="color: #808080;">/* padding maupun border nantinya akan mempengaruhi lebar kolom */</span>
<span style="color: #0000ff;">float</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">left</span><span style="color: #ff00ff;">;</span>  <span style="color: #808080;">/* kolom yang lebih duluan akan ditempatkan di kiri, begitu seterusnya */</span>
<span style="color: #ff00ff;">}</span>
<span style="color: #800000;">&lt;/style&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;/head&gt;</span>

<span style="color: #0000ff;">&lt;body&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;div class=<span style="color: #3366ff;">"</span></span><span style="color: #3366ff;">kontainer"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;
   &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"baris"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>1<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>2<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>3<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>4<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>5<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>6<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>7<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>8<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
   &lt;/div&gt;</span>
   <span style="color: #0000ff;">&lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"baris"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span> <span style="color: #808080;">&lt;!-- baris ke dua --&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>1<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>2<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>3<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>4<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>5<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>6<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>7<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
      &lt;div class=</span><span style="color: #3366ff;">"kolom"</span><span style="color: #0000ff;">&gt;</span>8<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;
   &lt;/div&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;div style="clear</span><span style="color: #ff00ff;">:</span> <span style="color: #3366ff;">both</span><span style="color: #ff00ff;">;</span><span style="color: #0000ff;">" /&gt;</span><span style="color: #808080;"> &lt;!-- jangan lupa untuk selalu menempatkan tag ini
                             sebelum penutup div kontainer --&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;/div&gt;</span>
<span style="color: #0000ff;">&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;</span></pre><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><p>Sesuaikan style tambahan seperti warna background, border, text dan sabagainya. Selanjutnya, untuk pengisian data bisa menggunakan parameter-parameter php sesuai dengan kebutuhan.</p><p><span
style="color: #ffffff;">.</span></p><p>Dalam contoh ini sengaja menggunakan<em> </em>atribut <em>class </em>bukan <em>id </em>dalam mengidentifikasi css properties karena sesuai dengan standard <a
href="http://www.w3.org/TR/REC-html40/struct/global.html#h-7.5.2">W3C </a>bahwa id adalah harus unik untuk menamai suatu elemen dalam sebuah halaman web.</p><p>Demo: <a
href="http://takien.com/wp-content/uploads/8kolom.htm" target="_blank">Klik di sini</a><br
/> Download: <a
href="http://takien.com/wp-content/uploads/8kolom.zip" target="_blank">Klik di sini</a></p><p>Penulis: takien<br
/> Sumber: <strong>takien.com</strong></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://takien.com/5/test-post-part-ii.php/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (enhanced) (user agent is rejected)
Database Caching 21/36 queries in 0.020 seconds using disk

Served from: takien.com @ 2010-07-29 18:29:25 -->